Kamis, 05 Juni 2014

lanturan hujan

Kamu suka anak itu ya?
Iya, gadis itu . . .
Sepertinya kalian sedang dekat.
Kamu menyebutnya beberapa kali.
Aku dengar.
Tapi, memang pura - pura tak dengar,
tepatnya . . .  memang tidak mau dengar.
Bolehkan?
Tertawa renyah menanggapi pesannya.
Menyebut pesannya sambil tertawa.
Entah punya makna apa.
Bolehkan kalau aku tak suka?

Mungkin cuma perasaanku,
yang suka mengira-ngira atau menerka,
sok tahu,
seakan kelebihan indera.
Di depan dia,
kamu bertingkah seperti anak kecil kelebihan gula.
Ya ya . . . .
sepertinya kamu diam diam suka, (paling tidak tertarik dengan dia)


Iya,
aku tahu, apa urusanku.
Benar, tak ada urusannya denganku.
Aku mundur perlahan.
Menghilang, seperti siluman~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar